Biografi
- Putra ketiga atau anak ke 7 dan bungsu Rasulullah SAW.
- Ibunya adalah Maria al-Qibtiyah, budak yang dihadiahkan oleh Muqawqis Raja Mesir.
- Ibrahim lahir pada bulan Dzulhijjah tahun 8 H.
- Rasulullah SAW sangat gembira dengan kelahiran anak bungsunya ini. Pada hari ke 7 kelahiran Ibrahim, Nabi melaksanakan beberapa sunnahnya. Pertama memberi anaknya nama, yaitu Ibrahim, kedua, memotong gundul rambutnya lalu menimbangnya dan bersedekah dengan perak sejumlah timbangan rambutnya tadi. Rambutnya tadi kemudian ditanam.
- Ibrahim lalu diserahkan kepada Ummu Sayf untuk disusukan sebagaimana umumnya orang Arab pada waktu itu.
- Ibrahim tidak berumur panjang, 16 bulan 8 hari setelah kelahirnya, beliau wafat.
- Di hari wafatnya Ibrahim terjadi gerhana matahari, namun Rasulullah SAW menegaskan, gerhana tersebut bukan karena kematian Ibrahim atau siapa pun.
- Dalam satu riwayat, Rasulullah SAW menshalatkan jenazah Ibrahim. Sedangkan Aisyah berpendapat bahwa baginda tidak menshalatkan jenazahnya, namun Rasulullah SAW dipastikan shalat Gerhana. Penulis condong bahwa Rasulullah SAW shalat gerhana dan shalat jenazah juga, sebagaimana mayoritas ulama berpendapat.
- Al-Fadl Ibn Abbas bertindak sebagai orang yang memandikan jenazah, lalu beliau dan Usamah ibn Zayd yang menaruh jenazah itu ke liang lahat. Sementara Rasulullah SAW berdiri di pinggir lahat. Setelah liang selesai ditutup kembali dengan tanah, kubur itu disiram dengan air. Penyiraman makam dengan air setelah penguburan, pertama dilakukan dalam sejarah Islam adalah pada makam Ibrahim.
