Kenangan Sahabat
Naufal ibn Iyas al-Hazali menceritakan bahwa:
Abdurrahman ibn Auf merupakan sahabat terbaik kami. Suatu hari, kami berjalan bersamanya. Kami tiba dirumahnya. Ia masuk, mandi lalu keluar. Kemudian ia membawa mangkuk yang berisi roti dan daging. Ketika mangkuk itu diletakkan, Abdurrahman tiba-tiba menangis. Saya bertanya kepadanya: Wahai Abu Muhamad, apa yang membuatmu menangis? Ia berkata: Hingga Rasulillah SAW wafat, beliau sekeluarga tidak pernah makan roti gandum hingga kenyang. Kita meninggal lebih lama bukan berarti hal itu lebih baik bagi kita.
(HR. al-Tirmizi dan Abu Nu’aim)
