Pengantar

  • Rasulullah SAW hidup dengan sangat sederhana, bahkan jauh lebih sederhana dari orang yang kita katakan miskin di kehidupan kita di zaman ini.
  • Kesedahnaan itu bukan karena ketidakmampuan, akan tetapi karena prinsip yang mementingkan kehidupan akhirat, ketimbang dunia. Hal itu dapat dibuktikan dari sikap beliau ketika mendapatkan rezeki yang berlebihan, beliau tidak segan-segan untuk memberikannya kepada orang lain yang di anggapnya lebih membutuhkan.