Perjuangan masa Mekkah
- Sulitnya kehidupan di Makkah di bawah tekanan kaum Quraisy dialami dan dilalui oleh Ummu Kultsum dengan tawakkal, dan penuh kesabaran.
- Dengan kewajiban menjaga sang adik Fatimah, karena sang kakak sudah menikah dan tinggal bersama suami, Ummu Kultsum lah yang membantu ibunya Khadijah ketika sakit, merawatnya dan menjadi pengganti ibu setelah beliau wafat.
- Di usia belasan tahun, biasanya seorang putri sudah menikah, namun beliau tidak, meski banyak orang datang melamar.
- Ummu Kultsum dan adiknya Fatimah terus membantu perjuangan Rasulullah SAW, menghiburnya di kala duka, dan mendorongnya di kala sulit. Mereka berdua menjadi buah hati sang ayah.
- Ketika saatnya hijrah, Ummu Kultsum dan Fatimah baru berhijrah ke Madinah setelah 3-4 hari hijrahnya Rasulullah SAW bersama Abu Bakar.
- Keduanya berangkat bersama Ali dan ibu tiri mereka Saudah yang sudah menjadi istri Rasulullah SAW.
