Suaminya masuk Islam
Tahun 7 H, terdengar dan sampai berita ini ke telinga Zainab bahwa mantan suaminya Abu al-’Ash sudah memeluk Islam dan akan berhijrah ke Madinah.
Doanya terkabul, harapannya menjadi kenyataan. Menjelang ketibaan sang suami, Zainab sabar menanti sampai hari kedatangan itu. Dia terus berteriak Allahu Akbar, di rumah dan di masjid, sampai penduduk Madinah ikut berteriak Allahu Akbar.
Ketika Abu al-’Ash benar-benar tiba, Zainab menyambutnya seraya berkata: Selamat Datang wahai putra bibiku dan bapaknya Ali dan Umamah.
Zainab tidak memanggilnya dengan sebutan suamiku, karena mereka sudah berpisah.
Zainab pun berkata lagi: Wahai manusia sekalian, saya sudah melindungi Abu al-’Ash.
Teriakan Zainab terdengar kemana-mana dan sampai juga ke telinga Rasulullah SAW. Seusai shalat, baginda bertanya kepada para sahabat:
Apakah kalian mendengar apa yang aku dengar?
Mereka menjawab: Ya. Rasulullah SAW bersabda:
Saya belum pernah mendengarnya sebelum kalian juga mendengarnya. Dan sesungguhnya seorang Muslim dari kalangan mana pun dapat melindungi siapa pun. Maka kami sudah melindungi siapa yang dia (Zainab) lindungi.
