Pernikahan
- \n
- Terjadi perselisihan riwayat tentang status Raihanah. Ada yang mengatakannya sebagai budak, ada yang menyatakannya sebagai istri karena Rasulullah SAW sudah memerdekakannya lalu menikahinya dengan mahar 12 Uqiah (emas/perak). \n
- Cerita di awal dia ditawan, Rasulullah SAW memilihnya untuk menjadi budaknya. Ketika menjadi miliknya (Amah/budak perempuan), beliau memintanya untuk masuk Islam baru kemudian digauli. Namun Raihanah enggan dan tetap memilih agama Yahudi. \n
- Rasulullah SAW mengutus Ibn Sa’iyyah untuk mengajarkan prinsip-prinsip Islam dan keutamaan jika dia menjadi istri Rasulullah SAW. \n
- Tidak terlalu lama, pintu hidayah terbuka dan Raihanah menyatakan keislamannya.Rasulullah SAW mendatanginya dan menawarkannya dua pilihan, dibebaskan kemudian dinikahi, atau tetap menjadi budak dan milik Rasulullah SAW. \n
- Ternyata Raihanah memilih yang ringan untuk dirinya dan untuk Rasulullah SAW, yaitu tetap menjadi budaknya Rasulullah SAW.
