Cerita Rumah
- Maria al-Qibtiyah selain cantik, juga menarik, ramah dan baik. Sifat seperti ini membuat orang lain senang terhadapnya, termasuk Rasulullah SAW.
- Ketika bersama Rasulullah SAW, Maria sudah memeluk Islam, meski statusnya sebagai budak, namun dia tetap menutup wajahnya dengan cadar sebagaimana para Ummul Mu’minin lainnya.
- Aisyah termasuk orang yang cemburu dengan Maria, karena Rasulullah SAW sering mampir ke tempat Maria dan berlama-lama di sana. Maria ditempatkan di rumah al-Harits ibn Nu’man yang berada di sekitar masjid.
- Mengetahui kecemburuan Aisyah dan istri-istri lainnya kepada Maria, Rasulullah SAW memindahkan rumah Maria ke daerah yang lebih jauh, sekitar 2 km dari masjid.
- Kecemburuan itu semakin menjadi ketika tersebar berita bahwa Maria hamil, hal yang selalu diidam-idamkan oleh semua istri-istri Rasulullah SAW.
- Untuk menjaga Maria dan membantu keperluan persalinan, selain terdapat adiknya Sirin, Rasulullah SAW menyuruh Salma dan Abu Rafi’, pengasuh Hasan dan Husen, untuk membantu Maria.
