Pernikahannya dengan Rasulullah SAW

  • Barrah bint al-Harits pernah menikah dengan Abi Rahm ibn Abd al-’Uzza al-’Amiry. Suami pertamanya ini meninggal sedangkan usia Barrah kala itu masih 26 tahun.
  • Tahun 7 H, Rasulullah SAW bersama seribuan umat Islam pergi ke Makkah untuk melakukan umrah. Berdasarkan perjanjian Hudaibiyah, kaum muslimin diizinkan untuk masuk Makkah 3 hari lamanya.
  • Kedatangan Rasulullah SAW bersama sekian banyak umat Islam, tentu mengambil perhatian penduduk Makkah, termasuk kaum perempuannya. Satu dari mereka yang selalu memperhatikan Rasulullah SAW adalah Barrah bint al-Harits.
  • Barrah yang sudah masuk Islam, berkeinginan, berharap, berhayal dan bermimpi ingin menjadi istri Rasulullah SAW. Harapannya ini disampaikan kepada kakak kandungnya, Ummu al-Fadhl, istri Abbas ibn Abdul Mutthalib.
  • Ummu al-Fadhl menceritakan maksud dan keinginan keponakannya kepada sang suami, Abbas menyambungkan maksud ini kepada keponakannya, Muhammad Rasulullah SAW.  
  • Gayung bersambut Rasulullah SAW menerima tawaran ini.