Pernikahan Pertama
Barrah, nama pertama Zainab, dinikahkan oleh Rasulullah SAW dengan anak angkatnya, Zayd ibn Haritsah.
Pernikahan ini adalah perjodohan yang diatur oleh Rasulullah SAW. Pada awalnya Zainab melakukan penolakan karena menurutnya, Zayd tidak setara dengan dirinya. Zayd adalah budak yang dimerdekakan. Bertampang cendrung tidak tampan. Sedangkan Zainab mempunyai nasab yang terhormat dan dari keluarga yang terhormat. Namun Rasulullah SAW melihatnya berbeda. Zayd adalah remaja yang cerdas, gagah dan ta’at pada agama. Rasulullah SAW mencintainya, bahkan dia dijuluki sebagai orang yang dicintai Rasulullah SAW.
Penolakan ini mendapat teguran dari Allah dan turunlah ayat :
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥٓ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ ٱلْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًا مُّبِينًا
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
(QS. al-Ahzab 33 : 36)
