Nabi Muhammad SAW Diberi Telaga Kautsar

Abu Ubaidah pernah bertanya kepada Aisyah tentang firman Allah SWT:

إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ ٱلْكَوْثَرَ

Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.    
(QS. al-Kautsar 108:1)

Beliau menjawab:

Itu adalah sungai yang diberikan kepada Nabimu SAW, yang kedua tepinya dipenuhi mutiara-mutiara yang dilubangi bagian tengahnya, dan jumlah bejana-bejananya sama dengan jumlah bintang.

(HR. al-Bukhari)

Anas ibn Malik ra. berkata: 

Ketika Rasulullah SAW bersama kami, tiba-tiba beliau terlena sesaat, kemudian mengangkat kepala beliau sambil tersenyum. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang membuat Anda tertawa? Beliau menjawab:

Baru saja satu surat diturunkan kepadaku. Lalu beliau membaca: 

  (3) إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ ٱلْكَوْثَرَ (1)  فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ (2)  إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلْأَبْتَرُ

Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).  Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).    
(QS. al-Kautsar 128: 1-3)

Kemudian beliau bertanya:

Tahukah kalian, apakah kautsar itu?

Kami menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau bersabda:

Itu adalah sungai yang dijanjikan Tuhanku. Sungai yang menyimpan banyak kebaikan dan merupakan telaga yang didatangi umatku pada hari kiamat. Wadahnya sebanyak bilangan bintang. Ada seorang hamba yang ditarik dari kumpulan mereka. Aku berkata: Ya Tuhanku, dia termasuk umatku. Allah berfirman: Engkau tidak tahu, dia telah membuat suatu bid'ah sepeninggalmu.

(HR. Muslim, Abu Daud dan al-Nasa'i)