Riwayat 4

Lalu Rasulullah SAW memanggil Barirah (jariyah yang dimaksud) dan bertanya:

Hai Barirah. Apakah engkau pernah melihat sesuatu yang membuatmu ragu tentang Aisyah?

Barirah menjawab: Demi Zat yang telah mengutusmu membawa kebenaran. Tidak ada perkara buruk yang aku lihat dari dirinya kecuali bahwa Aisyah adalah seorang perempuan yang masih muda belia, yang biasa tidur di samping adonan roti keluarga lalu datanglah hewan-hewan ternak memakani adonan itu.

Kemudian Rasulullah SAW berdiri di atas mimbar meminta bukti dari Abdullah ibn Ubay ibn Salul. Di atas mimbar itu, Rasulullah SAW bersabda :

Wahai kaum Muslimin, siapakah yang mau menolongku dari seorang yang telah sampai hati melukai hati keluarga? Demi Allah. Yang kuketahui pada keluargaku hanyalah kebaikan. Orang-orang juga telah menyebut-nyebut seorang lelaki yang kuketahui baik. Dia tidak pernah masuk menemui keluargaku (istriku) kecuali bersamaku.

Maka berdirilah Sa'ad ibn Mu’az al-Anshari seraya berkata: Aku yang akan menolongmu dari orang itu, wahai Rasulullah. Jika dia dari golongan Aus, aku akan memenggal lehernya dan kalau dia termasuk saudara kami dari golongan Khazraj, maka engkau dapat memerintahkanku dan aku akan melaksanakan perintahmu.

Mendengar itu, berdirilah Sa'ad ibn 'Ubadah. Dia adalah pemimpin golongan Khazraj dan seorang lelaki yang baik tetapi amarahnya bangkit karena rasa fanatik golongan. Dia berkata tertuju kepada Sa'ad ibn Mu'az: Engkau salah. Demi Allah, engkau tidak akan membunuhnya dan tidak akan mampu untuk membunuhnya. Lalu Usayd ibn Hudhayr saudara sepupu Sa'ad ibn Mu'az, berdiri dan berkata kepada Sa'ad ibn 'Ubadah: Engkau salah. Demi Allah, kami pasti akan membunuhnya. Engkau adalah orang munafik yang berdebat untuk membela orang-orang munafik.

Bangkitlah amarah kedua golongan yaitu Aus dan Khazraj, sehingga mereka hampir saling berbaku-hantam dan Rasulullah SAW masih berdiri di atas mimbar terus berusaha meredakan emosi mereka hingga mereka diam dan Rasulullah SAW diam.