Pernikahannya dengan Rasulullah SAW
Suatu hari, ketika Rasulullah SAW sedang mengenang masa-masa indahnya bersama Khadijah, tiba-tiba muncul Khaulah bint Hakim, istri dari Utsman ibn Maz’un. Rasulullah SAW pun menyambutnya.
Khaulah bertanya: Wahai Rasulullah SAW apakah baginda tidak mau nikah? Rasulullah SAW terperanjat lalu menjawab:
Siapa setelah Khadijah, wahai Khaulah?
Jika baginda mau yang perawan bisa, atau yang janda juga bisa.
Siapa yang perawan?
Putri sahabatmu, 'Aisyah bint Abi Bakar.
Yang sudah janda?
Saudah, dia sudah beriman dan mengikuti ajaranmu.
Rasulullah SAW meminta Khaulah untuk mengatur semua. Khaulah pun melaksanakan permintaan ini. Akhirnya, Rasulullah SAW melakukan Aqad nikah dahulu dengan Aisyah, baru kemudian dengan Saudah.
Bedanya, dengan Aisyah pasangan suami istri ini tidak langsung tinggal serumah karena usia Aisyah, sedangkan dengan Saudah, mereka langsung tinggal serumah.
