Ruqyah
Ummu Salamah ra. bercerita bahwa Rasulullah SAW pernah berkata tentang budak perempuan yang berada di rumah Ummu Salamah ra. istri Nabi SAW yang di wajahnya beliau lihat terdapat bercak hitam sisa perubahan warna kulit lalu bersabda:
Dia terkena penyakit karena pandangan mata hasut maka mintakanlah bacaan jampi baginya. Beliau bermaksud agar kulit wajahnya kuning kembali.
(HR. Muslim)
Ruqiyyah Jibril
Aisyah juga bercerita bahwa Jibril as meruqiyah Rasulullah SAW ketika sakit dengan berdoa:
بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ، مِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ .
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku meruqiyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu dan dari keburukan hasudnya orang-orang yang hasud dan dari keburukan orang yang hasut dengan matanya.
(HR. Muslim dan Ahmad)
Doa Ruqyah 1
Anas ibn Malik ra. berkata kepada Tsabit yang mengadu kepadanya tentang penyakit yang diderita: Maukah kamu saya ruqyah sebagaimana yang Rasulullah SAW lakukan? Tsabit berkata: Tentu. Anas berdoa:
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، مُذْهِبَ الْبَاسِ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Ya Allah, Tuhannya manusia, penghilang segala sesuatu yang menakutkan, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh, tidak ada yang dapat menyembuhkan kecuali Engkau. Kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit apapun.
(HR. al-Bukhari, Abu Daud dan al-Tirmizi)
Doa Ruqyah 2
Aisyah ra. ia berkata: Biasanya apabila ada seorang di antara kami menderita sakit, Rasulullah SAW mengusapnya dengan tangan kanan beliau, kemudian beliau berdoa:
Hilangkanlah penyakitnya, wahai Tuhan manusia.
Berilah kesembuhan karena Engkaulah Penyembuh (segala penyakit). Tiada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.
Ketika Rasulullah SAW menderita sakit dan semakin parah, aku pegang tangan beliau untuk melakukan seperti yang biasa beliau lakukan. Namun beliau menarik tangan beliau dari tanganku kemudian berdoa:
Ya Allah, Ampunilah aku dan jadikanlah aku bersama Rafiq A`la (Tuhan).
Aku bergegas untuk melihat, ternyata beliau telah wafat.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
Ruqyah Dengan Surat al-Fatihah
Boleh mengambil bayaran atas jampian dengan al-Quran dan bacaan zikir.
Abu Said Al-Khudri ra.: Bahwa beberapa orang di antara sahabat Rasulullah SAW sedang berada dalam perjalanan melewati salah satu dari perkampungan Arab. Mereka berharap dapat menjadi tamu penduduk kampung tersebut. Namun ternyata penduduk kampung itu tidak mau menerima mereka. Tetapi ada yang menanyakan: Apakah di antara kalian ada yang dapat menjampi? Karena kepala kampung terkena sengatan atau terluka.
Seorang dari para sahabat itu menjawab: Ya, ada. Orang itu lalu mendatangi kepala kampung dan menjampinya dengan surat Al-Fatihah. Ternyata kepala kampung itu sembuh dan diberikanlah kepadanya beberapa ekor kambing. Sahabat itu menolak untuk menerimanya dan berkata: Aku akan menanyakannya dahulu kepada kepada Nabi SAW. Dia pun pulang menemui Nabi SAW dan menuturkan peristiwa tersebut. Dia berkata: Ya Rasulullah. Demi Allah, aku hanya menjampi dengan surat Al-Fatihah. Mendengar penuturan itu: Rasulullah SAW tersenyum dan bersabda:
Tahukah engkau bahwa Al-Fatihah itu merupakan jampi? Kemudian beliau melanjutkan: Ambillah imbalan dari mereka dan sisihkan bagianku bersama kalian.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
