Perjuangan Sofiyyah

  • Sebagai seorang yang tabah dan kuat, beliau ikut turun ke medan perang di perang Uhud membantu mempersiapkan makanan dan mengobati yang luka. Bahkan ketika melihat pasukan muslim yang lari, Sofiyyah yang mengambil panahnya dan melemparnya ke arah mereka sebagai peringatan.
  • Bahkan, ketika salah seorang yang gugur adalah Hamzah, saudara kandungnya dan badan Hamzah sudah dirobek, disayat dan dikeluarkan hatinya. RAsulullah SAW tidak mengizinkan Sofiyyah untuk melihatnya, lalu meminta putranya al-Zubayr untuk melakukannya.
  • Namun Sofiyyah tetap menolak dan beliau sudah mendengar penolakan itu, RAsulullah SAW akhirnya mengizinkannya. Tak Kuat, diapun menangis dan Rasulullah SAW pun menangis. Fatimah yang diminta untuk menemaninya juga ikut menangis.
  •  Sofiyyah juga ikut membantu dalam perang Khaibar sebagai tim medis dan logistik.
  • Dalam perang Khandak, ketika seluruh kaum perempuan disatukan berkumpul di benteng yang bernama Fari', tiba-tiba ada seorang laki-laki Yahudi yang merangkak masuk. Sofiyyah melaporkan hal itu kepada Hasan ibn  Tsabit yang ditunjuk untuk melindungi mereka, namun Hassan mengatakan tidak mampu membunuhnya. Sofiyyah langsung mengambil inisiatif sendiri dan berhasil membunuh penyelinap tersebut.