Pengantar

Setelah Rasulullah SAW meninggal dunia, ternyata para musuh-musuh islam, terutama dari kalangan Yahudi, tidak henti-hentinya berusaha untuk melakukan sesuatu yang dapat mengganggu atau mengurangi wibawa Nabi SAW. Satu dari usaha tersebut adalah menggali makam Nabi dan mencurinya. Jika berhasil, tentu akan banyak hal yang dapat mereka lakukan.

Sejarah telah merekam 5 (lima) kali usaha untuk menggali atau mencuri jasad Rasulullah SAW dari kuburnya:

  1. Percobaan pertama pada sekitar tahun 386 H.
  2. Percobaan kedua pada sekitar tahun 411 H.
  3. Percobaan ketiga pada tahun 557 H.
  4. Percobaan keempat pada tahun 678 H.
  5. Percobaan kelima.

Alhamdulillah, semua usaha pencurian itu gagal dan agar tidak berulang kembali, maka dibuatkanlah semacam benteng yang mengitari area makam.