Nabi Shaleh as. dengan Rasulullah SAW

\n \n \n \n \n \n \n
\n
    \n
  • Nabi Sholeh as diberikan Onta yang patuh.
  • \n
\n\n

قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا بِالَّذِي آمَنْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ (76) فَعَقَرُوا النَّاقَةَ وَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ وَقَالُوا يَا صَالِحُ ائْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِنْ كُنْتَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ (77)

\n\n

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu. Kemudian mereka sembelih onta betina itu dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata: Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah).

\n\n

(QS. Al-A’raf 7:76-77)

\n\n

 

\n
\n
    \n
  • Nabi Muhammad SAW telah diberikan hal yang sama, beliau memiliki Onta yang bisa diajak bicara dan patuh kepadanya. Kisah yang paling jelas terjadi pada saat ketibaan Rasulullah SAW di Madinah.
  • \n
\n
\n\n