Riwayat Singkat
- Al-Aswad berasal dari Bani 'Ans, di daerah San'a di Yaman. Nama sebenarnya adalah 'Abhalah, di panggil dan dikenal dengan al-Aswad karena warna kulitnya yang hitam.
- Diceritakan bahwa dalam proses pengakuan kenabiannya, dia dibantu oleh dua setan: Suhayq dan Syaqiq.
- Kedua setan inilah yang selalu memberikan informasi cepat akan apa yang baru saja terjadi.
- Lewat bantuan dua setan ini, ada kesan bahwa al-Aswad tahu hal-hal yang di luar kemampuan manusia biasa, dan selalu terjadi pada diri nabi. Dan dia pun mengaku sebagai nabi. Walhasil, banyak orang yang terpedaya dengan hal ini, dan kemudian menjadi pengikutnya.
- Bahkan, ketika informasi kematian peenguasa San'a lebih dahulu diketahui oleh al-Aswad melalui informasi kedua setannya, maka diapun merencanakan untuk menguasainya dan berhasil menguasainya.
- Gerak dan gerakan al-Aswad tidak terlalu lama, dan dia juga tidak membuat al-Qur'an tandingan sebagaimana yang dilakukan Musailamah. Semua ulahnya terjadi dalam kisaran 3 bulan saja.
- Al'Ansi berhasil dibunuh oleh Fairuz, ketika dia dalam keadaan mabuk dan tertidur.
- Peristiwa ini semua terjadi pada tahun 10H. Ada juga riwayat yang mengatakan bahwa al-Aswad berhasil dibunuh pada 5 hari sebelum wafatnya Rasulullah SAW.
