Khutbah di depan Ka’bah
قَالَ ابْنُ إسْحَاقَ : فَحَدّثَنِي بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ، أَنّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ قَامَ عَلَى بَابِ الْكَعْبَةِ ، فَقَالَ:
لاَ إلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ. أَلاَ كُلّ مَأْثُرَةٍ أَوْ دَمٍ أَوْ مَالٍ يُدّعَى فَهُوَ تَحْتَ قَدَمَيّ هَاتَيْنِ إِلاَّ سَدَانَةَ الْبَيْتِ وَسِقَايَةَ الْحَاجّ.
أَلاَ وَقَتِيلُ الْخَطَأِ شِبْهِ الْعَمْدِ بِالسّوْطِ وَالْعَصَا، فَفِيهِ الدّيَةُ مُغَلّظَةً مِئَةٌ مِنْ اْلإِبِلِ أَرْبَعُونَ مِنْهَا فِي بُطُونِهَا أَوْلاَدُهَا.
يَا مَعْشَرَ قُرَيْشٍ، إنَّ اللهَ قَدْ أَذْهَبَ عَنْكُمْ نَخْوَةَ الْجَاهِلِيّةِ، وَتَعَظّمَهَا بِاْلآبَاءِ النَّاسُ مِنْ آدَمَ وَآدَمُ مِنْ تُرَابٍ. ثُمّ تَلاَ هَذِهِ اْلآيَةَ { يَا أَيّهَا النّاسُ إِنّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ } اْلآيَةَ كُلّهَا.
ثُمّ قَالَ: يَا مَعْشَرَ قُرَيْشٍ، مَا تُرَوْنَ أَنّي فَاعِلٌ فِيكُمْ؟ قَالُوا: خَيْرًا، أَخٌ كَرِيمٌ وَابْنُ أَخٍ كَرِيمٍ. قَالَ: اِذْهَبُوْا. فَأَنْتُمْ الطُّلَقَاءُ.
Ibn Ishaq berkata: Beberapa ahli ilmu menceritakan bahwa Rasulullah SAW berdiri di depan pintu Ka’bah dan bersabda:
Tiada Tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya, Dia telah memenuhi janji-Nya, dan memenangkan hamba-Nya dan mengalahkan al-Ahzab sendiri. Sesungguhnya setiap kelebihan atau darah atau harta yang diakui seseorang berada di bawah dua kaki saya ini. Kecuali mengurus Ka’bah dan memberi minum para haji.
Pembunuhan yang tidak disengaja dengan cambuk dan tongkat, dapat dibayar dengan diyah mughaladzah, yaitu membayar seratus unta yang empat puluh di antaranya hamil.
Whai Quraisy, sesungguhnya Allah telah menghilangkan dari kalian kesombongan jahiliyah dan kebanggaan terhadap nenek moyang. Seluruh manusia dari Adam dan Adam diciptakan dari tanah. Kemudian Rasulullah SAW membaca ayat ini:
Wahai manusia, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti. (Al-Hujurat : 13).
Lalu, Beliau bersabda:
Wahai Quraisy, menurut kalian, apa yang akan aku lakukan terhadap kalian?
Mereka menjawab: Kebaikan. Engkau adalah saudara yang mulia dan keponakan yang mulia. Beliau bersabd :
Pergilah. Sesungguhnya kalian Attulaqaa (orang-orang bebas).
