Cerita Rumah-rumah itu Selanjutnya

Masjid Rasulullah SAW semakin lama semakin tidak lagi mampu menampung jamaah, karena itu perluasan demi perluasan ditempuh oleh para Khalifah atau Gubernur Madinah.

Atas dasar kepentingan peluasan, maka rumah-rumah Rasulullah SAW yang ditempati istri-istrinya terpaksa dibongkar, atau dijual ketika perluasan itu berlum terjadi

Rumah Aisyah juga dijual. Terdapat dua riwayat:

  • Dibeli oleh Abdullah ibn al-Zubayr dengan harga 5 onta yang membawa harta benda.
  • Dibeli oleh Mu’awiya ketika menjadi Khalifah dengan harga 180.000 dirham, ( terdapat riwayat lain yang mengatakah 80.000 dirham), dengan syarat baru boleh diambil setelah beliau meninggal.
  • Ketika rumah itu dibayar, Aisyah langsung mensedekahkan uang tersebut dengan hanya menyisakan untuk dirinya satu dirham saja.

Rumah Saudah yang meninggal th 55 H, beliau menyerahkan rumahnya itu untuk diberikan kepada Aisyah.

Rumah Zainab bint Khuzaimah, wafat th 4 H, meninggal setelah menikah 2 bln perkawinan. Rumah ini akhirnya ditempati oleh Ummu Salamah.